Huiih , sekarang gue mau sedikit bikin Indonesia lebih maju . Gue bikin ini karena ada program kecil - kecilan dari @shitlicious yaitu #SocialHumiliating , gue akan bagikan pengetahuan gue akan tetapi gue mempunyai kendala , kendalanya cuma satu sih , KENDALANYA ADALAH ??? !!! Gue tak tau artinya apa itu .
Oke gue mulai , Rakyat Indonesia yang dikenal sebagai rakyat yang ramah dan sopan yang ternyata juga memiliki nilai moral yang cukup rendah , emang sih gak semua rakyat Indonesia memiliki nilai moral yang seperti itu . Tapi gimana coba kalau Indonesia nggak belajar untuk memperbaikki moralnya yang kurang baik . Coba aja liat nih gambar , apakah orang ini masih mempunyai rasa 'malu' dengan apa yang dia lakukan ? ataukah orang ini sudah tak mempunyai kemaluan ? #Eaaaa
Ayoo Lah , kenapa kencing aja sampai mepet mepet gitu , Sadar sob . Pom bensin buka 24 jam
Contoh perilaku seperti itu bukanya gak ngefek apa apa ke Adek Adek kita, ataupun ke anak anak . mungkin gak perilaku seperti itu dilihat terus ditiru sama yang lebih mudah ? Mungkinnn GAAKK !!! *ngusapingus* Jawabanya : Mungkin .
Tuh kan , apa gue bilang? Semua yang dilakukan Orang dewasa itu pasti ditiru oleh 'Adek - Adek kita
Mayoritas kencing tak pada tempatnya ini dilakukan oleh kaum laki laki . Oke , Gue akui tak mungkin perempuan / cewek kencing sembarangan ? apa jadinya coba para kaum laki laki yang ngeliatnya , Horror sangat .
Padahal di AL-Qur'an udah jelas dijelaskan tentang hukuman bagi orang yang 'BUANG AIR KENCING' sembarangan. bahkan orang yang meskipun kencing pada 'tempatnya ' akantetapi tidak membersihkan kemaluanya sampai bersih dari Najis itu DOSA HUKUMNYA ( larangan ini keras di peruntukan untuk laki laki dan perempuan) . > Amppyuun deh Cyiin , capcyuus deh . Gimana coba kalau di buat peraturan seperti Gambar di bawah ini :
Ayoo lah , masa' harus di buat peraturan seperti ini . Apakah harus ada peraturan 'Horror ' seperti ini ?
Huuh , sangking bosenya orang bikin larangan-larangan entah itu di dinding luar rumah , bikin tulisan tulisan sampai sampai orang bikin peraturan yang tak sedap di pandang tulisan ini lebih menjurus ke HOROR juga , lebih horror daripada gambar di atas . sampai sampai gue takut sendiri ngeliatnya
Gue bukanya munafik , jujur gue juga pernah ngelakuin hal hal yang serupa . karena dulu gue belum punya pengetahuan tentang dampak dampak Kencing sembarangan itu . Gue akui , kencing sembarangan itu sangat nikmat , Dalam Arti kita gak perlu susah susah nyari tempat pembuangan Air Kecil kagak perlu susah susah nyari Pom Bensin sehingga kita tak perlu lagi 'ngempet' zat sisa ( kotoran ) yang dihasilkan dan dikeluarkan oleh tubuh kita . Ayoo lah , kapan Indonesia mau maju kalau kelakuan kita yang kita anggap kecil aja masih kita lakukan dan bisa jadi , jadi budaya di negeri kita .
Ini dia negatif dari kencing sembarangan menurut gue :
1 . Tempat yang kita kencingi akan menjadi bau
2 . Kalau salah kencing , bisa di marahin sama penunggu-nya loh . baik itu alam kita maupun alam ghaib
3 . Jatuhnya harga diri . Malu sob , ama orang orang di sekitar kita. gimana coba kalau kelamin kita kecil terus dilihat ama anak kecil dan anak kecil tersebut bilang ke lu gini ' Eh , bang - abang habis ngeluarin cacing bengkak ya ? ' atau gini ' Om Om , kok punya Om lebih kecil ama punya aku ' . Huh Jatuh harga diri secara langsung di tempat .
4 . Buat yang ber-agama Islam : hati hati sob , kencing sembarangan hukumnya DOSA dan otomatis kita akan masuk Neraka kelak nanti .
TERUS DAMPAK POSITIFNYA APAAAA ???
1 . None
Sekian , ini yang bisa gue bagiakan untuk Indonesia lebih maju , gak terus dan terus hanya menjadi negara Berkembang . selayaknya kita para pemuda ingin Rasanya membangun Indonesia menjadi lebih baik dan lebih baik lagi . semoga dengan artikel ini bisa menyadarkan orang orang disekitar kita betapa pentingnya memiliki rasa malu dan menyadarkan kita akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan di sekitar kita . MERDEKA !!! . Udah dulu ya , gue mau mandi . Dari tadi pagi belum mandi soalnya ~ Salam Peapeace ya .
.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar